
Pekanbaru, 20 Oktober 2026
Dalam upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Melayu Riau kepada peserta didik, SMPIT Azzuhra Islamic School melaksanakan kegiatan kokurikuler ikhwan kelas VIII dengan tema “Jelajah Literasi dan Budaya di Rumah Ilmu” di Perpustakaan Tenas Effendy. Kegiatan ini diikuti oleh 58 siswa ikhwan dan 57 siswi Akhwat.
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ
Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.” (QS. Al-Alaq, 96:1)
لَقَدْ كَانَ فِيْ قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۗ مَا كَانَ حَدِيْثًا يُّفْتَرٰى وَلٰكِنْ تَصْدِيْقَ الَّذِيْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيْلَ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَࣖ ١١١
Artinya: “Berakal sehat. (Al-Qur’an) bukanlah cerita yang dibuat-buat, melainkan merupakan pembenar (kitab-kitab) yang sebelumnya, memerinci segala sesuatu, sebagai petunjuk, dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (QS. Yusuf, 12:111)
Kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan ke perpustakaan kali ini sangat relevan untuk dikaitkan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia materi unsur intrinsik dan Budaya Melayu Riau materi sejarah, karena perpustakaan merupakan sumber belajar langsung yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Melalui kegiatan ini murid tidak hanya membaca teori di kelas, tetapi juga dapat menganalisis unsur intrinsik dari buku cerita yang ada serta mengambil nilai-nilai dan ibrah dari buku-buku sejarah yang tersedia. Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT dalam QS. Al-Alaq ayat 1 untuk membaca dan QS. Yusuf ayat 111 untuk mengambil pelajaran dari kisah-kisah terdahulu. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan minat baca, kecintaan terhadap sejarah, sekaligus mengamalkan ilmu dengan beretika sesuai ajaran Islam.
Kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggali pengetahuan melalui sumber literasi, menyimak tayangan dokumenter, serta mengenal lebih dekat sejarah dan tokoh-tokoh penting Melayu Riau.

Menelusuri Sejarah Melalui Literasi
Salah satu rangkaian kegiatan kokurikuler ini adalah menonton film dokumenter yang berkaitan dengan sejarah dan budaya. Melalui tayangan tersebut, siswa memperoleh gambaran mengenai perjalanan sejarah, kehidupan masyarakat, serta nilai-nilai budaya yang berkembang di tengah masyarakat Melayu Riau. Selain Itu, siswa juga memperoleh gambaran mengenai tempat, perkembangan daerah, serta kisah kehidupan dan perjuangan tokoh-tokoh Melayu Riau. Kegiatan ini membantu siswa memperluas wawasan, melatih pemahaman bacaan, dan menemukan informasi penting dari sumber yang Selain menonton film dokumenter, para siswa juga membaca buku-buku sejarah yang mencakup sejarah tersedia.
Mengintegrasikan Bahasa Indonesia dan Budaya Melayu Riau
Kokurikuler ini merupakan bagian dari pembelajaran Bahasa Indonesia dan Budaya Melayu Riau. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, kegiatan literasi membantu siswa mengembangkan kemampuan membaca pemahaman, memperkaya kosakata, mengidentifikasi informasi, serta menyampaikan kembali pengetahuan dengan bahasa yang baik dan benar.
Sementara itu, melalui pembelajaran Budaya Melayu Riau, siswa diajak mengenal warisan sejarah dan budaya daerahnya sendiri. Pengetahuan tentang tempat bersejarah dan tokoh-tokoh Melayu Riau diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal serta kesadaran untuk menjaga warisan budaya bangsa.

Perpustakaan sebagai Rumah Ilmu
Suasana kegiatan di Perpustakaan Tenas Effendy memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa. Mereka memanfaatkan koleksi buku, membaca secara langsung, menelusuri sumber informasi, dan menggunakan fasilitas perpustakaan untuk mendukung proses belajar.
Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan rumah ilmu yang membuka kesempatan bagi setiap orang untuk belajar dan mengembangkan wawasan. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk menjadikan aktivitas membaca sebagai kebiasaan positif.
Menumbuhkan Generasi Berilmu dan Berbudaya
Melalui kegiatan kokurikuler bertema “Jelajah Literasi dan Budaya di Rumah Ilmu”, SMPIT Az-Zuhra Islamic School berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak terbatas pada ruang kelas. Pengalaman belajar di Perpustakaan Tenas Effendy menjadi sarana, baik bagi siswa maupun siswi kelas VIII untuk memperluas pengetahuan sekaligus mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Melayu Riau.
Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong siswa menjadi generasi yang gemar membaca, mampu berpikir kritis, memiliki keterampilan berbahasa yang baik, serta bangga terhadap kekayaan sejarah dan budaya daerahnya. Dengan semangat literasi dan kecintaan terhadap budaya lokal, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menjaga warisan budaya Melayu Riau sebagai bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.