PEKANBARU — Sebagai wujud ikhtiar dalam menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh peserta didik dari bahaya paparan kabut asap, Az Zuhra Islamic School kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi tingkatan TK, SD, dan SMP pada tanggal 7–8 September 2026.

Kebijakan ini diambil merujuk pada Surat Edaran dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru terkait penyesuaian proses belajar mengajar akibat penurunan kualitas udara di wilayah Pekanbaru. Langkah ini menjadi PJJ gelombang kedua, setelah sebelumnya pada dua pekan lalu sekolah juga sempat mengalihkan pembelajaran secara daring akibat kondisi cuaca yang serupa.
Direktur Pendidikan Az Zuhra Group, *Ustadz Arif Ma’syuro, S.Pd., menegaskan bahwa keselamatan jiwa (*hifdzun nafs) serta kesehatan para siswa merupakan amanah utama yang harus dijaga oleh pihak sekolah dan orang tua.

“Bismillah, keputusan untuk kembali melaksanakan PJJ ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama dalam menjalankan arahan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru demi melindungi anak-anak kita dari dampak buruk kabut asap. Kesehatan siswa adalah amanah dari Allah SWT yang wajib kita ikhtiarkan penjagaannya. Meskipun pembelajaran dialihkan ke rumah, kami memastikan proses transfer ilmu dan pembiasaan ibadah harian siswa tetap berjalan optimal secara digital,” ungkap Ustadz Arif Ma'syuro, S.Pd.

Beliau juga mengajak seluruh civitas akademika dan para orang tua untuk menjadikan musibah kabut asap ini sebagai sarana muhasabah diri serta memperbanyak doa.
“Kondisi ini mengajarkan kita untuk senantiasa bersabar, bertawakal, dan memperbanyak istigfar. Kami memohon kerja sama yang baik dari para orang tua untuk mendampingi putra-putrinya selama PJJ di rumah, membatasi aktivitas anak di luar ruangan, serta mari kita bersama-sama berdoa agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang berkah dan membersihkan udara di kota kita,” tambahnya.

Selama masa PJJ berlangsung pada 7–8 September 2026, para guru di unit TK, SD, dan SMP Az Zuhra Islamic School tetap memandu materi pembelajaran, penugasan kreatif, hingga pemantauan amalan yaumiyah santri secara interaktif melalui platform pembelajaran daring sekolah.